HOSTING CEPATDOMAIN MURAHSSL GRATISSUPPORT 24/7UPTIME 99.9%SERVER INDONESIAHOSTING CEPATDOMAIN MURAHSSL GRATISSUPPORT 24/7UPTIME 99.9%SERVER INDONESIA
Panduan

CDN untuk Website Indonesia Terbaik 2026: Cloudflare, BunnyCDN, dan Alternatif

Tim HostingEkspres|4 Juni 2026|15 menit baca
cdn untuk website indonesiacdn terbaik indonesiacloudflare indonesiabunnycdncdn gratiscontent delivery networkmempercepat website indonesiacdn wordpress indonesia
CDN untuk Website Indonesia Terbaik 2026: Cloudflare, BunnyCDN, dan Alternatif
📚 Baca juga: Cara Setup Redis | Cara Setup Memcached | Cara Mempercepat Website Wordpress | Apa itu Hosting

Apa Itu CDN dan Mengapa Penting untuk Website Indonesia?

CDN (Content Delivery Network) adalah jaringan server yang tersebar secara geografis di berbagai lokasi di seluruh dunia, yang bekerja bersama untuk mengirimkan konten website kepada pengunjung dari server yang paling dekat dengan mereka. Alih-alih setiap request harus melakukan perjalanan panjang ke server asal (origin server) yang mungkin berada di Jakarta, Singapura, atau Amerika Serikat, CDN menyimpan salinan konten di "edge server" yang tersebar - termasuk di lokasi yang dekat dengan pengunjung Indonesia.

Untuk memahami pentingnya CDN bagi website Indonesia, pertimbangkan skenario ini: Anda memiliki server di Singapura dan pengunjung dari Surabaya. Tanpa CDN, setiap permintaan gambar, CSS, JavaScript harus melakukan round-trip ke Singapura dan kembali - perjalanan jaringan ribuan kilometer. Dengan CDN yang memiliki edge server di Jakarta, konten tersebut disajikan dari jarak jauh lebih dekat, mengurangi latensi hingga 70–90%.

Manfaat konkret CDN untuk website Indonesia meliputi:

  • Kecepatan loading lebih tinggi: Static assets (gambar, CSS, JS, font) disajikan dari server terdekat pengunjung
  • Proteksi DDoS: CDN menyerap traffic serangan sebelum mencapai server asal Anda
  • Peningkatan SEO: Core Web Vitals yang lebih baik berkontribusi langsung pada peringkat Google
  • Ketersediaan lebih tinggi: Jika origin server down sementara, CDN bisa menyajikan versi cache
  • Penghematan bandwidth: Traffic ke origin server berkurang drastis karena dilayani oleh edge CDN
  • Keamanan tambahan: WAF (Web Application Firewall) bawaan pada CDN premium melindungi dari serangan umum

Bagaimana CDN Bekerja secara Teknis?

Saat pengunjung mengakses website Anda, prosesnya dengan CDN aktif adalah sebagai berikut:

cdn untuk website indonesia
Ilustrasi cdn untuk website indonesia
  1. Pengunjung meminta https://website.com/logo.png
  2. DNS resolver mencari alamat IP untuk domain Anda
  3. Karena menggunakan CDN, DNS mengarahkan request ke edge server CDN terdekat dengan pengunjung
  4. Edge server CDN memeriksa apakah memiliki salinan cache logo.png yang masih valid
  5. Jika ada (cache hit): file langsung dikirim ke pengunjung dari edge server terdekat
  6. Jika tidak ada (cache miss): edge server mengambil file dari origin server, menyimpannya, lalu mengirim ke pengunjung
  7. Request berikutnya untuk file yang sama langsung dilayani dari edge server (cache hit)

CDN modern seperti Cloudflare bahkan lebih canggih - mereka tidak hanya cache static files, tetapi juga bisa cache dynamic HTML, optimasi gambar secara real-time (WebP conversion, resizing), minifikasi CSS/JS, dan bahkan menjalankan kode JavaScript di edge melalui platform seperti Cloudflare Workers.

CDN Terbaik untuk Website Indonesia: Perbandingan Lengkap

1. Cloudflare - Pilihan Terbaik untuk Kebanyakan Website

Cloudflare adalah CDN paling populer di dunia dengan pangsa pasar lebih dari 20% dari seluruh website yang ada. Bagi website Indonesia, Cloudflare adalah pilihan default yang sangat direkomendasikan karena beberapa alasan kuat:

Keunggulan Cloudflare untuk Indonesia:

  • Memiliki Point of Presence (PoP) di Jakarta (CGK) - artinya pengunjung Indonesia dilayani dari dalam negeri
  • Tier gratis yang sangat generous: bandwidth unlimited, DDoS protection, WAF dasar, SSL gratis
  • Integrasi mudah: cukup ganti nameserver domain ke Cloudflare, tidak perlu mengubah kode website
  • Fitur Cloudflare Workers untuk edge computing
  • Analytics traffic yang detail
  • Automatic HTTPS redirect dan certificate management

Kekurangan:

  • Tier gratis tidak menyertakan custom cache rules yang fleksibel
  • Tier gratis tidak menyertakan image optimization (Cloudflare Images berbayar)
  • Untuk website e-commerce dengan kebutuhan keamanan tinggi, perlu upgrade ke Pro ($20/bulan)

Harga: Free tier (sangat baik), Pro $20/bulan, Business $200/bulan, Enterprise custom pricing.

Cocok untuk: Semua jenis website, terutama website dengan budget terbatas yang membutuhkan CDN + DDoS protection + SSL dalam satu paket gratis.

2. BunnyCDN - Terbaik untuk Harga per GB dan Performa Asia

BunnyCDN (sekarang dikenal sebagai bunny.net) adalah CDN premium asal Slovenia yang semakin populer di kalangan developer Indonesia karena kombinasi harga yang sangat kompetitif dan performa yang sangat baik di Asia Tenggara.

Keunggulan BunnyCDN untuk Indonesia:

  • PoP di Singapore dan Hong Kong yang memberikan latensi rendah untuk Indonesia
  • Harga per GB paling murah di kelasnya: mulai dari $0.005/GB untuk Asia
  • Performa sangat baik untuk static file delivery - cocok untuk toko online, portal media, dan website portfolio
  • Storage Zone (S3-compatible object storage) terintegrasi dengan CDN
  • Image optimization dan video processing bawaan
  • Interface yang bersih dan mudah digunakan
  • Minimum charge sangat rendah - cocok untuk website kecil sekalipun

Kekurangan:

  • Tidak ada tier gratis (minimum $1/bulan)
  • Tidak menyertakan DDoS protection sekuat Cloudflare
  • Tidak bisa digunakan sebagai proxy penuh (tidak menggantikan nameserver) - hanya CDN untuk assets

Harga: Pay-as-you-go mulai $0.005/GB (Asia Pacific), tidak ada biaya bulanan minimum yang berarti.

Cocok untuk: Website dengan banyak static assets (e-commerce, media, portfolio) yang membutuhkan CDN cepat dengan biaya rendah.

3. Fastly - CDN Enterprise untuk Performa Terbaik

Fastly adalah CDN pilihan perusahaan teknologi besar seperti GitHub, Shopify, New York Times, dan Stripe. Fastly terkenal dengan kemampuan cache invalidation yang hampir real-time (dalam hitungan milidetik) dan edge computing yang sangat powerful melalui Fastly Compute@Edge.

Keunggulan Fastly:

  • Cache purging hampir instan - ideal untuk website berita dan e-commerce dengan konten yang sering berubah
  • Edge computing via Compute@Edge menggunakan WebAssembly
  • PoP di Singapore untuk coverage Asia Tenggara
  • Konfigurasi sangat granular via VCL (Varnish Configuration Language)
  • Real-time analytics dengan latensi rendah

Kekurangan:

  • Harga lebih mahal dibanding kompetitor
  • Kurva belajar lebih tinggi, kurang ramah pemula
  • Tidak ada tier gratis yang berarti

Harga: Pay-as-you-go, $50 kredit awal untuk testing. Biaya produksi mulai dari $0.12/GB untuk traffic Asia.

Cocok untuk: Website enterprise dengan kebutuhan cache invalidation cepat dan kontrol konfigurasi tingkat tinggi.

4. KeyCDN - CDN Simpel dengan Harga Transparan

KeyCDN adalah CDN asal Swiss yang menawarkan layanan straightforward dengan harga yang sangat transparan dan kompetitif. Tidak ada biaya tersembunyi, tidak ada minimum contract.

Keunggulan KeyCDN:

  • Harga sangat transparan: $0.04/GB untuk Asia Pacific
  • Free SSL untuk semua zone
  • HTTP/2 dan HTTP/3 (QUIC) support bawaan
  • Shield (origin shield) untuk mengurangi beban origin server
  • WordPress plugin resmi tersedia
  • Trial $10 kredit gratis

Kekurangan:

  • Tidak ada DDoS protection yang sekuat Cloudflare
  • Tidak ada edge computing
  • PoP terdekat untuk Indonesia adalah Singapura (belum ada di Jakarta)

Harga: Pay-as-you-go, $0.04/GB Asia Pacific.

Cocok untuk: Website medium yang membutuhkan CDN simpel tanpa kompleksitas, dengan anggaran yang terukur.

5. Statically - CDN Gratis Khusus untuk Developer

Statically adalah layanan CDN gratis yang dibuat oleh developer Indonesia dan sangat cocok untuk serve static assets dari GitHub, npm, atau website statis. Meski gratis, Statically memiliki edge server di berbagai lokasi global termasuk Asia.

Keunggulan Statically:

  • 100% gratis tanpa batasan ketat
  • Bisa serve file langsung dari GitHub, GitLab, npm, WordPress.org
  • Image optimization gratis
  • Favicon API dan screenshot API
  • Dibuat oleh developer Indonesia - dukungan komunitas lokal

Kekurangan:

  • Tidak cocok untuk website produksi berskala besar
  • SLA tidak sekuat CDN berbayar
  • Tidak ada fitur keamanan seperti DDoS protection

Cocok untuk: Developer yang ingin serve library JavaScript/CSS open-source, website pribadi, atau proyek dengan budget nol.

Cara Implementasi Cloudflare untuk Website Indonesia (Step-by-Step)

Cloudflare adalah pilihan paling direkomendasikan untuk memulai. Berikut panduan lengkap cara mengaktifkannya:

Langkah 1: Daftar Akun Cloudflare

  1. Kunjungi cloudflare.com dan daftar akun gratis
  2. Verifikasi email Anda

Langkah 2: Tambahkan Website ke Cloudflare

  1. Klik Add a Site di dashboard Cloudflare
  2. Masukkan nama domain website Anda (contoh: namawebsite.com)
  3. Pilih paket Free dan klik Continue
  4. Cloudflare akan otomatis scan DNS records domain Anda dan menampilkan hasilnya
  5. Review DNS records - pastikan semua record penting sudah ada (A record, MX record untuk email, dll.)
  6. Klik Continue

Langkah 3: Ganti Nameserver Domain

Cloudflare akan memberikan dua nameserver khusus untuk domain Anda, contoh:

arna.ns.cloudflare.com
pedro.ns.cloudflare.com
  1. Login ke panel registrar domain Anda (tempat Anda membeli domain)
  2. Cari pengaturan Nameserver atau DNS Nameserver
  3. Ganti nameserver yang ada dengan dua nameserver dari Cloudflare
  4. Simpan perubahan
  5. Kembali ke Cloudflare dan klik Done, check nameservers

Propagasi nameserver membutuhkan waktu 15 menit hingga 48 jam. Cloudflare akan mengirimkan email konfirmasi ketika sudah aktif.

Langkah 4: Optimasi Pengaturan Cloudflare untuk Indonesia

Setelah aktif, konfigurasikan pengaturan berikut untuk performa optimal:

SSL/TLS Settings

Navigasi ke SSL/TLS di sidebar Cloudflare:

  • Set mode SSL ke Full (Strict) jika origin server sudah memiliki SSL certificate yang valid
  • Set mode ke Full jika menggunakan self-signed certificate di origin
  • Aktifkan Always Use HTTPS untuk redirect semua HTTP ke HTTPS
  • Aktifkan HTTP Strict Transport Security (HSTS) (opsional, tapi direkomendasikan)

Speed Settings

Navigasi ke Speed > Optimization:

  • Aktifkan Auto Minify untuk JavaScript, CSS, dan HTML
  • Aktifkan Brotli compression (lebih efisien dari gzip)
  • Aktifkan Rocket Loader untuk optimasi loading JavaScript (test dulu di staging karena bisa menyebabkan masalah dengan beberapa script)

Caching Settings

Navigasi ke Caching > Configuration:

  • Set Browser Cache TTL ke 1 month atau lebih untuk assets statis
  • Set Caching Level ke Standard

Network Settings

Navigasi ke Network:

  • Aktifkan HTTP/3 (with QUIC) untuk koneksi lebih cepat terutama di jaringan mobile Indonesia
  • Aktifkan 0-RTT Connection Resumption

Cara Implementasi BunnyCDN untuk WordPress

BunnyCDN sangat mudah diintegrasikan dengan WordPress melalui plugin atau konfigurasi manual:

Via Plugin CDN Enabler atau BunnyCDN WordPress Plugin

  1. Daftar akun di bunny.net dan buat Pull Zone baru
  2. Masukkan URL origin server Anda sebagai origin URL
  3. Salin hostname Pull Zone yang diberikan (contoh: namaanda.b-cdn.net)
  4. Install plugin BunnyCDN atau CDN Enabler di WordPress
  5. Masukkan hostname Pull Zone di pengaturan plugin
  6. Plugin akan otomatis mengubah URL assets WordPress menggunakan CDN URL

Konfigurasi Manual di Nginx

Jika menggunakan VPS, Anda bisa mengarahkan subdomain CDN ke BunnyCDN:

# Tambahkan di wp-config.php WordPress
define('WP_CONTENT_URL', 'https://cdn.namawebsite.com/wp-content');

# Buat CNAME record di DNS:
# cdn.namawebsite.com -> namaanda.b-cdn.net

Memilih CDN yang Tepat: Framework Keputusan

Untuk membantu Anda memilih CDN yang paling sesuai, gunakan framework berikut:

  • Budget nol, butuh CDN + DDoS protection + SSL: Cloudflare Free
  • Budget minimal, fokus pada static assets delivery cepat: BunnyCDN (pay-per-GB)
  • Website berita/e-commerce dengan konten sering berubah: Cloudflare Pro atau Fastly
  • Developer yang butuh CDN untuk library open source: Statically
  • Enterprise dengan kebutuhan SLA dan support premium: Cloudflare Business/Enterprise atau Fastly
  • Multi-CDN strategy untuk redundansi: Cloudflare sebagai primary + BunnyCDN sebagai secondary untuk static assets besar
cdn untuk website indonesia
Ilustrasi cdn untuk website indonesia

CDN dan SEO: Dampak Langsung pada Peringkat Google

Google secara eksplisit menjadikan kecepatan halaman sebagai faktor peringkat melalui Core Web Vitals. CDN berkontribusi langsung pada tiga metrik utama:

  • Largest Contentful Paint (LCP): CDN mempercepat loading gambar dan konten utama. Target LCP: di bawah 2.5 detik.
  • First Input Delay (FID) / Interaction to Next Paint (INP): CDN mengurangi waktu loading JavaScript, mempercepat interaktivitas halaman. Target INP: di bawah 200ms.
  • Cumulative Layout Shift (CLS): CDN tidak langsung memengaruhi CLS, tetapi loading yang lebih cepat mengurangi probability layout shift.

Selain Core Web Vitals, CDN juga membantu SEO melalui:

  • Uptime yang lebih tinggi: CDN dapat menyajikan halaman dari cache bahkan saat origin server down sementara, menjaga crawler Google bisa mengakses website
  • HTTPS bawaan: Semua CDN modern menyertakan SSL gratis, memastikan website sudah HTTPS - faktor peringkat yang sudah lama dikonfirmasi Google
  • Keamanan: WAF CDN mencegah serangan yang bisa menyebabkan downtime atau injeksi konten berbahaya yang merusak peringkat SEO

Benchmark: Performa CDN di Indonesia

Berdasarkan pengujian menggunakan WebPageTest dari lokasi Jakarta dan Surabaya, berikut perkiraan performa relatif CDN populer untuk website Indonesia:

  • Cloudflare (PoP Jakarta): TTFB rata-rata 15–50ms dari Jakarta, 30–80ms dari Surabaya. Pilihan terbaik untuk latensi terendah dari Indonesia.
  • BunnyCDN (PoP Singapore): TTFB rata-rata 30–70ms dari Jakarta, 50–100ms dari Surabaya. Sedikit lebih tinggi dari Cloudflare karena tidak ada PoP di Jakarta, tapi masih sangat cepat.
  • Fastly (PoP Singapore): Performa serupa dengan BunnyCDN untuk Indonesia, lebih unggul dalam throughput untuk file besar.
  • KeyCDN (PoP Singapore): TTFB rata-rata 40–90ms dari Jakarta. Layak untuk budget menengah.
  • Tanpa CDN (Origin di Singapura): TTFB rata-rata 30–80ms dari Jakarta untuk server yang dioptimalkan dengan baik, bisa 200–500ms untuk server yang tidak dioptimalkan.

Catatan: Angka-angka di atas adalah perkiraan dan dapat bervariasi tergantung pada kondisi jaringan, konfigurasi server, dan ukuran konten yang diukur.

Tips Konfigurasi CDN untuk Toko Online Indonesia

Website e-commerce memiliki kebutuhan CDN yang sedikit berbeda dibanding website biasa:

  • Jangan cache halaman checkout dan keranjang belanja: Halaman ini berisi data spesifik user. Tambahkan page rule di Cloudflare untuk bypass cache pada URL /cart, /checkout, /my-account, /wp-admin.
  • Cache gambar produk agresif: Gambar produk jarang berubah, set cache TTL 30 hari atau lebih.
  • Aktifkan image optimization: BunnyCDN dan Cloudflare bisa otomatis mengkonversi gambar ke format WebP yang 25–35% lebih kecil dari JPEG/PNG.
  • Gunakan CDN untuk file JavaScript library besar: jQuery, Bootstrap, WooCommerce scripts - semua bisa di-serve dari CDN untuk loading lebih cepat.
# Contoh page rule Cloudflare untuk bypass cache di WooCommerce
# URL pattern: namawebsite.com/cart*
# Setting: Cache Level = Bypass

# URL pattern: namawebsite.com/checkout*
# Setting: Cache Level = Bypass

# URL pattern: namawebsite.com/my-account*
# Setting: Cache Level = Bypass

Multi-CDN Strategy: Kombinasi Terbaik untuk Website Indonesia Berskala Besar

Website dengan traffic sangat tinggi sering menggunakan pendekatan multi-CDN untuk memaksimalkan performa dan redundansi:

  • Cloudflare sebagai proxy utama: Menangani semua traffic, DDoS protection, WAF, dan SSL termination
  • BunnyCDN sebagai media CDN: Khusus untuk video dan gambar berukuran besar menggunakan Pull Zone BunnyCDN yang lebih murah per GB
  • Statically untuk library open source: jQuery, Bootstrap, dan library umum lainnya di-serve dari Statically secara gratis

Dengan strategi ini, Anda mendapatkan keunggulan masing-masing CDN sekaligus meminimalkan biaya - Cloudflare menangani keamanan dan routing, BunnyCDN menangani media berat dengan biaya rendah.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang CDN untuk Website Indonesia

Apakah CDN gratis Cloudflare sudah cukup untuk website Indonesia?

Untuk sebagian besar website Indonesia - blog, company profile, toko online kecil hingga menengah, portal informasi - Cloudflare Free sudah sangat cukup dan bahkan melampaui kebutuhan. Tier gratis menyertakan CDN dengan PoP Jakarta, DDoS protection unlimited, SSL gratis, WAF dasar, dan bandwidth unlimited. Pertimbangkan upgrade ke Cloudflare Pro ($20/bulan) jika Anda membutuhkan WAF yang lebih canggih, image optimization, atau priority support.

Bagaimana cara tahu apakah CDN sudah aktif dan berfungsi?

Ada beberapa cara untuk memverifikasi: (1) Buka Developer Tools browser (F12), tab Network, muat ulang halaman, klik salah satu file CSS atau gambar, lihat response headers - jika ada header cf-cache-status: HIT (Cloudflare) atau bunny-cache-status: HIT (BunnyCDN), CDN sudah berfungsi. (2) Gunakan tool curl -I https://website.com/style.css dan periksa response headers. (3) Gunakan WebPageTest atau GTmetrix dan lihat darimana file-file di-serve.

Apakah CDN bisa menyebabkan masalah pada website WordPress?

CDN umumnya tidak menyebabkan masalah, tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan: (1) Halaman yang seharusnya tidak di-cache (checkout, admin) harus dikecualikan dari cache CDN. (2) Setelah update tema atau plugin WordPress, lakukan "Purge All" di CDN agar versi cache lama tidak disajikan ke pengunjung. (3) Fitur Rocket Loader Cloudflare kadang menyebabkan konflik dengan beberapa plugin JavaScript - nonaktifkan jika terjadi masalah.

Berapa biaya CDN yang wajar untuk website Indonesia dengan traffic sedang?

Untuk website dengan 50.000–200.000 pageview per bulan: Cloudflare Free sudah cukup dengan biaya $0. Jika ingin menggunakan BunnyCDN untuk static assets dengan traffic sekitar 100GB per bulan di Asia, biayanya hanya sekitar $0.50–$1.50 per bulan. Untuk website e-commerce medium dengan traffic 500GB/bulan, kombinasi Cloudflare Free + BunnyCDN bisa totalnya kurang dari $5/bulan.

Apakah CDN membantu website yang server-nya sudah ada di Indonesia?

Ya, tetap membantu meskipun origin server sudah ada di Indonesia (Jakarta). CDN masih memberikan manfaat: (1) Static assets di-cache di edge server - mengurangi beban origin server. (2) DDoS protection dari Cloudflare melindungi server Indonesia Anda dari serangan. (3) HTTP/2 dan HTTP/3 multiplexing dari CDN mempercepat loading multiple assets. (4) Pengunjung dari luar Indonesia (misalnya diaspora, mitra bisnis luar negeri) mendapat pengalaman lebih baik karena dilayani dari edge server terdekat mereka.

Bagaimana cara menggunakan CDN untuk website yang di-host di shared hosting Indonesia?

Cloudflare adalah pilihan terbaik untuk shared hosting karena proses aktivasinya hanya mengubah nameserver domain - tidak perlu akses ke server atau konfigurasi teknis di hosting. Setelah nameserver diubah ke Cloudflare, semua traffic akan melewati CDN Cloudflare secara otomatis. Untuk BunnyCDN di shared hosting, gunakan plugin WordPress seperti BunnyCDN atau W3 Total Cache untuk mengubah URL assets menggunakan CDN Pull Zone.

Apakah CDN cocok untuk website dengan konten yang sering berubah seperti website berita?

Ya, dengan konfigurasi yang tepat. Untuk website berita, gunakan cache TTL yang pendek untuk halaman HTML (5–15 menit) tetapi cache TTL panjang untuk static assets (gambar, CSS, JS yang jarang berubah). Cloudflare Page Rules atau Cache Rules memungkinkan Anda mengatur TTL yang berbeda untuk URL yang berbeda. Fitur "Cache Everything" Cloudflare dengan TTL pendek pada halaman berita memastikan konten terbaru tersedia tanpa kehilangan manfaat caching sepenuhnya.

Kesimpulan: CDN adalah Investasi Terbaik untuk Performa Website Indonesia

Dari seluruh panduan ini, kesimpulannya jelas: CDN untuk website Indonesia bukan lagi pilihan opsional untuk website yang serius - ini adalah komponen infrastruktur yang wajib. Untuk memulai, rekomendasi kami:

  • Mulai dengan Cloudflare Free: Tidak ada alasan untuk tidak menggunakannya - gratis, mudah diaktifkan, dan langsung memberikan manfaat CDN, DDoS protection, dan SSL.
  • Tambahkan BunnyCDN untuk media berat: Jika website Anda memiliki banyak gambar atau video, BunnyCDN memberikan penghematan biaya bandwidth yang signifikan dengan performa tinggi.
  • Optimalkan cache rules: Jangan biarkan CDN berjalan dengan konfigurasi default - luangkan waktu untuk mengatur cache TTL, bypass rules, dan minifikasi untuk hasil terbaik.

CDN bekerja paling optimal ketika dikombinasikan dengan server-side caching seperti Redis atau Memcached. Kombinasi CDN (untuk static assets dan edge delivery) + Redis (untuk object cache dan database queries) + PHP-FPM yang dioptimalkan adalah trifecta performa website yang bisa membawa website Anda ke level berikutnya. Jika Anda membutuhkan infrastruktur yang sudah dikonfigurasi secara optimal untuk performa, VPS HostingEkspres menyediakan server yang siap pakai dengan stack performa lengkap.

Butuh Hosting untuk Website Anda?

Dapatkan hosting cepat, aman, dan terpercaya dengan harga terjangkau. Gratis domain, SSL, dan support 24/7.

Jangan Ketinggalan Promo!

Subscribe newsletter kami dan dapatkan diskon hingga 50% untuk pembelian pertama kamu.

Gratis, tanpa spam. Bisa unsubscribe kapan saja.