HOSTING CEPATDOMAIN MURAHSSL GRATISSUPPORT 24/7UPTIME 99.9%SERVER INDONESIAHOSTING CEPATDOMAIN MURAHSSL GRATISSUPPORT 24/7UPTIME 99.9%SERVER INDONESIA
Tutorial

Cara Setting Nameserver Domain: Panduan Lengkap Step-by-Step

Tim HostingEkspres|26 Maret 2026|12 menit baca
cara setting nameserversetting nameserver domaincara ubah nameservernameserver adalahcara ganti nameserverdns nameserverpropagasi dns
Cara Setting Nameserver Domain: Panduan Lengkap Step-by-Step
📚 Baca juga: Cara Setting Dns | Apa itu Hosting | Hosting Terbaik Indonesia

Cara Setting Nameserver: Langkah Paling Krusial Menghubungkan Domain dan Hosting

Cara setting nameserver adalah proses mengonfigurasi domain Anda agar mengarah ke server hosting yang Anda gunakan. Nameserver (NS) adalah komponen inti dari sistem DNS (Domain Name System) - infrastruktur global yang menerjemahkan nama domain yang mudah diingat manusia (seperti namabisnis.com) menjadi alamat IP yang dipahami komputer. Tanpa cara setting nameserver yang benar, domain Anda tidak akan bisa terhubung ke hosting dan website tidak akan bisa diakses.

Situasi paling umum yang mengharuskan Anda melakukan cara setting nameserver adalah ketika membeli domain dan hosting dari penyedia yang berbeda. Misalnya, Anda mendaftar domain di Namecheap tetapi hosting ada di HostingEkspres - Anda perlu mengubah nameserver domain di Namecheap agar mengarah ke nameserver HostingEkspres. Panduan lengkap ini akan membawa Anda dari nol hingga berhasil melakukan cara setting nameserver dengan benar di berbagai registrar populer.

Selain itu, cara setting nameserver juga diperlukan saat Anda pindah hosting, menggunakan layanan CDN seperti Cloudflare, atau memisahkan pengelolaan DNS dari registrar domain Anda. Pemahaman yang baik tentang cara setting nameserver akan sangat berguna sepanjang perjalanan Anda mengelola website.

Penting: Setelah mengubah nameserver, diperlukan waktu propagasi DNS 1–72 jam (rata-rata 2–24 jam) sebelum perubahan berlaku global. Ini normal dan tidak bisa dipercepat secara signifikan.

Memahami Nameserver: Apa Itu dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Sebelum masuk ke cara setting nameserver, penting untuk memahami apa itu nameserver dan bagaimana cara kerjanya. Pengetahuan ini akan membantu Anda lebih percaya diri saat melakukan konfigurasi dan mengatasi masalah jika ada.

cara setting nameserver
Ilustrasi cara setting nameserver

Apa Itu Nameserver?

Nameserver adalah server khusus yang menyimpan catatan DNS untuk sebuah domain. Ketika seseorang mengetik namabisnis.com di browser mereka, komputer mereka pertama-tama menghubungi nameserver domain tersebut untuk mengetahui alamat IP server yang harus dituju. Nameserver menjawab: "IP untuk namabisnis.com adalah 103.xxx.xxx.xxx" - dan browser pun bisa membuka website tersebut.

Hierarki Sistem DNS

Sistem DNS bekerja secara hierarkis melalui beberapa tingkatan:

  • Root Nameserver: Tingkat teratas. Ada 13 set root nameserver di seluruh dunia yang mengelola seluruh sistem DNS global.
  • TLD Nameserver (Top-Level Domain): Mengelola domain berdasarkan ekstensi (.com dikelola oleh VeriSign, .id oleh PANDI, dll). Server ini menyimpan informasi nameserver untuk setiap domain dalam TLD tersebut.
  • Authoritative Nameserver: Inilah nameserver yang Anda ubah saat cara setting nameserver. Server ini menyimpan semua DNS record spesifik untuk domain Anda (A record, MX record, CNAME, TXT, dll).

Format Nameserver yang Umum

Nameserver biasanya hadir dalam pasangan (minimal dua untuk redundansi) dengan format:

  • ns1.namaprovider.com (Primary Nameserver)
  • ns2.namaprovider.com (Secondary Nameserver)

Contoh nameserver HostingEkspres: ns1.hostingekspres.com dan ns2.hostingekspres.com. Selalu gunakan setidaknya dua nameserver untuk redundansi - jika satu nameserver down, yang lain mengambil alih sehingga domain tetap bisa diakses.

Baca Juga: Apa Itu Domain? Pengertian, Jenis, dan Cara Kerjanya Lengkap

Perbedaan Cara Setting Nameserver vs A Record: Mana yang Tepat?

Ada dua cara utama untuk menghubungkan domain ke hosting: mengubah nameserver atau mengubah A record. Memahami perbedaannya akan membantu Anda memilih metode yang tepat:

Aspek Cara Setting Nameserver Ubah A Record
Apa yang dipindahkanSeluruh pengelolaan DNS ke server hosting baruHanya record A (IP website) yang diubah
Pengelolaan DNSDi panel hosting baruTetap di panel registrar domain
Cocok untukPindah hosting lengkap, setup awalHanya pindah website tanpa mengubah email
KemudahanMudah untuk pemulaLebih teknis, perlu tahu IP server
Risiko emailMX record perlu dicek ulang di hosting baruEmail tidak terganggu

Rekomendasi: Untuk pemula yang ingin menghubungkan domain ke hosting secara menyeluruh, cara setting nameserver adalah pilihan yang lebih mudah dan lebih direkomendasikan.

Persiapan Sebelum Cara Setting Nameserver

Sebelum memulai proses cara setting nameserver, siapkan beberapa hal berikut:

1. Dapatkan Nameserver dari Penyedia Hosting

Anda perlu mengetahui nameserver hosting Anda terlebih dahulu. Cara mendapatkannya:

  • Email selamat datang hosting: Dikirim saat hosting pertama kali aktif, biasanya berisi detail lengkap termasuk nameserver.
  • Login ke member area / client area hosting: Di HostingEkspres - login → pilih layanan hosting aktif → lihat bagian "Nameservers" atau "Server Information".
  • Dashboard cPanel: Informasi nameserver terkadang tertera di bagian atas dashboard cPanel.
  • Hubungi support hosting: Tim support HostingEkspres tersedia 24/7 jika Anda tidak menemukan nameserver.

2. Siapkan Akses Login ke Registrar Domain

Pastikan Anda memiliki akses ke panel pengelolaan domain tempat domain terdaftar. Jika lupa password, lakukan reset password sebelum memulai proses setting nameserver agar tidak terganggu di tengah jalan.

3. Catat Nameserver Lama (Penting!)

Sebelum mengubah nameserver, catat nameserver yang sedang aktif. Ini penting jika sewaktu-waktu perlu rollback (kembali ke konfigurasi sebelumnya). Biasanya nameserver lama berbentuk seperti ns1.registrardomain.com dan ns2.registrardomain.com.

4. Pilih Waktu yang Tepat untuk Cara Setting Nameserver

Lakukan cara setting nameserver di luar jam sibuk - idealnya malam hari atau dini hari saat traffic website sedang rendah. Selama propagasi DNS berlangsung (1–72 jam), sebagian pengguna mungkin tidak bisa mengakses website Anda. Pastikan semua file website sudah siap di hosting baru sebelum memulai.

cara setting nameserver
Ilustrasi cara setting nameserver

Langkah-Langkah Cara Setting Nameserver (Panduan Umum)

Berikut panduan umum cara setting nameserver yang berlaku untuk hampir semua registrar domain:

Langkah 1: Login ke Panel Registrar Domain

Akses website registrar domain Anda dan login menggunakan akun terdaftar. Gunakan koneksi internet yang stabil untuk menghindari sesi yang terputus di tengah proses.

Langkah 2: Navigasi ke Daftar Domain

Setelah login, cari menu yang mengarah ke daftar domain Anda. Nama menu bervariasi tergantung registrar, biasanya bernama "Domain List", "My Domains", "Kelola Domain", atau serupa. Klik pada domain spesifik yang ingin Anda ubah nameserver-nya.

Langkah 3: Temukan Pengaturan Nameserver

Di halaman detail domain, cari tab atau bagian bernama "Nameservers", "DNS Settings", "Name Servers", atau "DNS/Nameserver". Biasanya ada tombol "Edit", "Change", atau "Ubah" untuk memodifikasinya.

Langkah 4: Pilih Custom Nameserver

Sebagian besar registrar menyediakan pilihan antara nameserver default mereka dan custom nameserver. Pilih opsi Custom Nameservers, Use custom nameservers, atau Custom DNS agar Anda bisa memasukkan nameserver hosting secara manual.

Langkah 5: Masukkan Nameserver Hosting

  1. Hapus atau timpa nameserver lama yang ada.
  2. Di kolom Nameserver 1, masukkan: ns1.hostingekspres.com (atau nameserver dari hosting Anda).
  3. Di kolom Nameserver 2, masukkan: ns2.hostingekspres.com.
  4. Jika ada kolom Nameserver 3 dan seterusnya, kosongkan saja atau hapus isinya.
  5. Perhatikan: tidak boleh ada spasi di awal atau akhir, dan pastikan ejaan persis benar.

Langkah 6: Simpan Perubahan

Klik tombol Save, Update, Simpan, atau tombol konfirmasi yang tersedia. Beberapa registrar meminta konfirmasi tambahan melalui email - segera cek email dan konfirmasi jika diperlukan. Setelah disimpan, proses propagasi DNS dimulai.

Baca Juga: Cara Pointing Domain ke Hosting: Panduan Lengkap dengan A Record & Nameserver

Cara Setting Nameserver di Berbagai Registrar Populer

Setiap registrar memiliki antarmuka yang sedikit berbeda. Berikut panduan spesifik cara setting nameserver di registrar yang populer di Indonesia:

Cara Setting Nameserver di Niagahoster

  1. Login ke member area Niagahoster di member.niagahoster.co.id.
  2. Klik menu Domain di sidebar kiri.
  3. Temukan domain yang ingin diubah, klik ikon pengaturan atau namanya.
  4. Pilih tab Nameserver.
  5. Klik Ubah Nameserver atau Custom Nameserver.
  6. Hapus nameserver default, masukkan nameserver hosting baru.
  7. Klik Simpan Perubahan.

Cara Setting Nameserver di Domainesia

  1. Login ke panel Domainesia.
  2. Buka menu DomainMy Domain.
  3. Klik nama domain yang akan diubah.
  4. Scroll ke bagian Nameserver.
  5. Klik tombol Edit Nameserver.
  6. Pilih Custom Nameserver dan isi nameserver hosting.
  7. Klik Update Nameserver untuk menyimpan.

Cara Setting Nameserver di Namecheap

  1. Login ke akun Namecheap di namecheap.com.
  2. Klik Domain List di menu kiri.
  3. Klik tombol Manage di sebelah kanan domain.
  4. Buka tab Nameservers di bagian atas halaman.
  5. Ubah dropdown dari "Namecheap BasicDNS" menjadi "Custom DNS".
  6. Masukkan nameserver di kolom yang muncul.
  7. Klik ikon centang hijau (✓) untuk menyimpan.

Cara Setting Nameserver di GoDaddy

  1. Login ke akun GoDaddy.
  2. Klik nama akun di pojok kanan atas → My Products.
  3. Di seksi Domains, klik DNS di sebelah kanan domain.
  4. Scroll ke bawah hingga menemukan bagian Nameservers.
  5. Klik tombol Change.
  6. Pilih "Enter my own nameservers (advanced)".
  7. Masukkan nameserver baru dan klik Save.

Cara Setting Nameserver di Cloudflare

Jika domain Anda menggunakan Cloudflare sebagai DNS provider (bukan hanya sebagai CDN), cara setting nameserver dilakukan sedikit berbeda:

  1. Login ke dashboard Cloudflare di dash.cloudflare.com.
  2. Pilih domain yang ingin diubah.
  3. Pergi ke DNSRecords.
  4. Di sini Anda tidak mengubah nameserver Cloudflare (itu diatur di registrar), melainkan menambah/mengubah DNS record seperti A record yang mengarah ke IP hosting Anda.
  5. Untuk mengubah nameserver domain keluar dari Cloudflare, buka DNSCloudflare Nameservers dan ikuti instruksi untuk mengubah DNS provider.

Cara Setting Nameserver di HostingEkspres (jika domain beli di sini)

  1. Login ke member area HostingEkspres.
  2. Buka menu Domains → klik nama domain.
  3. Pilih tab Nameservers.
  4. Pilih Use custom nameservers.
  5. Masukkan nameserver baru dan klik Save Changes.

Cara Memantau Propagasi DNS Setelah Setting Nameserver

Setelah berhasil melakukan cara setting nameserver, langkah selanjutnya adalah memantau proses propagasi DNS untuk memastikan perubahan sudah tersebar ke seluruh dunia:

Menggunakan WhatsMyDNS.net

Kunjungi whatsmydns.net, masukkan nama domain Anda, dan pilih record type "NS" untuk melihat nameserver yang aktif di berbagai lokasi server DNS dunia. Ikon hijau berarti nameserver baru sudah aktif di lokasi tersebut, merah berarti belum. Anda bisa memonitor propagasi secara real-time dari puluhan lokasi sekaligus.

Menggunakan DNSChecker.org

Kunjungi dnschecker.org untuk melihat propagasi DNS dari lebih dari 100 lokasi berbeda di seluruh dunia. Masukkan domain Anda dan pilih record type NS, A, atau MX sesuai kebutuhan pemantauan.

Menggunakan Command Prompt / Terminal

Untuk pengguna teknis, buka Command Prompt (Windows) atau Terminal (Mac/Linux) dan jalankan perintah berikut:

  • nslookup -type=NS namadomain.com - cek nameserver yang sedang aktif
  • nslookup namadomain.com 8.8.8.8 - cek resolusi domain menggunakan Google DNS
  • dig NS namadomain.com - (Mac/Linux) query detail nameserver domain

Membersihkan DNS Cache di Komputer

Komputer Anda menyimpan cache DNS untuk mempercepat browsing. Jika Anda ingin melihat hasil propagasi terbaru, bersihkan DNS cache terlebih dahulu:

  • Windows: Buka Command Prompt dan ketik ipconfig /flushdns
  • Mac: Buka Terminal dan ketik sudo dscacheutil -flushcache; sudo killall -HUP mDNSResponder
  • Browser: Buka chrome://net-internals/#dns di Chrome dan klik "Clear host cache"

Troubleshooting: Masalah Umum Setelah Cara Setting Nameserver

Jika setelah 72 jam domain masih tidak bisa diakses atau ada masalah lain, berikut langkah troubleshooting yang bisa dilakukan:

Verifikasi Nameserver Sudah Tersimpan dengan Benar

Login kembali ke panel registrar dan cek apakah nameserver yang tersimpan sudah persis benar. Perhatikan apakah ada spasi tersembunyi, kesalahan huruf, titik yang kurang/lebih, atau karakter lain yang salah. Kesalahan kecil dalam penulisan nameserver bisa membuat domain tidak bisa diakses sama sekali.

Cek Status Domain Tidak Terkunci

Domain yang terkunci (domain lock/registrar lock aktif) tidak bisa diubah pengaturannya. Pastikan domain tidak dalam status terkunci di panel registrar. Nonaktifkan domain lock terlebih dahulu jika aktif, lakukan perubahan nameserver, dan aktifkan kembali domain lock setelah selesai.

Pastikan Hosting Sudah Aktif dan Domain Terdaftar di Server

Konfirmasi ke penyedia hosting bahwa layanan hosting Anda sudah aktif, tidak expired, dan domain Anda sudah terdaftar/di-add di sisi server hosting. Terkadang masalah bukan pada nameserver tetapi domain belum di-add di cPanel hosting Anda. Cek di cPanel → Addon Domains atau Parked Domains.

Periksa Status Domain Tidak Expired atau Disuspend

Domain yang sudah expired atau disuspend (karena ada pelanggaran kebijakan) juga tidak bisa diakses meskipun nameserver sudah benar. Cek status domain di panel registrar - pastikan status domain adalah "Active" atau "Registered".

Domain + Hosting di Satu Tempat - Nameserver Otomatis Terhubung!

Beli domain dan hosting di HostingEkspres, nameserver sudah terhubung otomatis tanpa perlu setting manual. Mulai dari Rp 15.000/bulan, gratis domain 1 tahun.

Cek Paket Hosting

FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Cara Setting Nameserver

Butuh Hosting untuk Website Anda?

Dapatkan hosting cepat, aman, dan terpercaya dengan harga terjangkau. Gratis domain, SSL, dan support 24/7.

Jangan Ketinggalan Promo!

Subscribe newsletter kami dan dapatkan diskon hingga 50% untuk pembelian pertama kamu.

Gratis, tanpa spam. Bisa unsubscribe kapan saja.