HOSTING CEPATDOMAIN MURAHSSL GRATISSUPPORT 24/7UPTIME 99.9%SERVER INDONESIAHOSTING CEPATDOMAIN MURAHSSL GRATISSUPPORT 24/7UPTIME 99.9%SERVER INDONESIA
Tutorial

Cara Setup Email Marketing untuk Bisnis: Mailchimp, Brevo & Tools Terbaik 2026

Tim HostingEkspres|10 Juni 2026|14 menit baca
email marketingmailchimpbrevosendinbluenewslettermarketing digitalotomasi email
Cara Setup Email Marketing untuk Bisnis: Mailchimp, Brevo & Tools Terbaik 2026

Apa Itu Email Marketing dan Mengapa Bisnis Anda Membutuhkannya?

Email marketing adalah strategi pemasaran digital yang menggunakan email untuk berkomunikasi langsung dengan audiens target Anda - baik untuk membangun hubungan, mempromosikan produk, berbagi konten berharga, maupun mengkonversi prospek menjadi pelanggan. Meskipun sudah ada sejak lama, email marketing tetap menjadi salah satu channel pemasaran dengan ROI (Return on Investment) tertinggi: rata-rata setiap $1 yang diinvestasikan menghasilkan $36 kembali, jauh melampaui media sosial dan iklan berbayar.

Cara setup email marketing yang benar melibatkan lebih dari sekadar mengirim email massal. Dibutuhkan platform yang tepat, daftar kontak yang tersegmentasi dengan baik, konten yang relevan, dan strategi otomasi yang cerdas. Panduan ini akan memandu Anda dari nol hingga menjalankan kampanye email marketing pertama yang efektif menggunakan tools terpopuler seperti Mailchimp, Brevo, dan alternatif lainnya.

Persiapan Sebelum Memulai Email Marketing

Sebelum memilih platform dan mengirim email pertama Anda, ada beberapa hal fundamental yang perlu disiapkan:

cara setup email marketing
Ilustrasi cara setup email marketing

1. Domain dan Email Bisnis yang Terverifikasi

Anda harus mengirim email marketing dari alamat email bisnis dengan domain sendiri (misalnya: newsletter@namabisnis.com atau marketing@namabisnis.com), bukan dari Gmail atau email gratis lainnya. Penggunaan email berbasis domain meningkatkan deliverability (kemungkinan email sampai ke inbox), membangun kepercayaan penerima, dan diperlukan oleh sebagian besar platform email marketing. Pastikan juga domain Anda sudah dikonfigurasi dengan SPF, DKIM, dan DMARC yang benar.

2. Strategi dan Tujuan yang Jelas

Tentukan tujuan email marketing Anda sebelum memulai:

  • Membangun kesadaran merek (brand awareness)
  • Mendorong penjualan produk atau layanan
  • Mempertahankan pelanggan yang sudah ada (retention)
  • Mendorong traffic ke website atau toko online
  • Berbagi konten edukasi dan membangun otoritas

Penting: jangan pernah membeli atau menyewa daftar email. Selain melanggar kebijakan hampir semua platform email marketing, ini juga berpotensi merusak reputasi domain Anda. Kumpulkan email secara organik melalui:

  • Form opt-in di website atau landing page Anda
  • Lead magnet (ebook gratis, checklist, template, diskon)
  • Checkout form di toko online
  • Formulir pendaftaran webinar atau event
  • Pop-up dengan penawaran menarik di website
  • Link di media sosial dan bio Instagram

Platform Email Marketing Terbaik: Perbandingan Lengkap

Mailchimp - Platform Paling Populer di Dunia

Mailchimp adalah platform email marketing terbesar di dunia dengan lebih dari 13 juta pengguna aktif. Kelebihannya adalah antarmuka yang sangat intuitif, template email yang cantik, dan paket gratis yang cukup untuk memulai (hingga 500 kontak, 1.000 email/bulan). Fitur automation Mailchimp sangat kuat untuk bisnis menengah dan besar, dengan kemampuan membuat customer journey yang kompleks. Harga mulai dari $13/bulan untuk paket Essentials (500 kontak).

Cocok untuk: Bisnis e-commerce (integrasi excellent dengan Shopify, WooCommerce), agensi digital, dan bisnis yang membutuhkan template desain berkualitas tinggi.

Brevo (Sendinblue) - Terbaik untuk Harga dan Fitur Lengkap

Brevo (sebelumnya Sendinblue) adalah alternatif Mailchimp yang sangat kompetitif. Keunggulan utamanya: harga berdasarkan jumlah email yang dikirim per bulan (bukan jumlah kontak), sehingga bisnis dengan banyak kontak tetapi frekuensi kirim rendah bisa menghemat biaya signifikan. Paket gratis Brevo memungkinkan hingga 300 email/hari dengan kontak unlimited. Brevo juga menyediakan fitur SMS marketing, live chat, dan CRM dalam satu platform.

Cocok untuk: UMKM Indonesia, bisnis dengan kontak banyak tapi kirim tidak terlalu sering, dan yang butuh SMS marketing sekaligus.

Klaviyo - Pilihan Utama untuk E-commerce

Klaviyo adalah platform email marketing yang sangat dioptimalkan untuk bisnis e-commerce. Integrasinya dengan Shopify, WooCommerce, dan platform e-commerce lainnya sangat mendalam - memungkinkan personalisasi email berdasarkan riwayat pembelian, produk yang dilihat, nilai keranjang belanja, dan perilaku pelanggan lainnya. Harga lebih tinggi dari Mailchimp, tetapi ROI untuk e-commerce biasanya jauh lebih baik.

Cocok untuk: Toko online menengah-besar yang ingin email marketing berbasis data perilaku pelanggan.

Mailerlite - Mudah dan Terjangkau

Mailerlite adalah pilihan yang sangat baik untuk pemula dan bisnis kecil. Antarmukanya bersih dan sangat mudah digunakan, dengan builder email drag-and-drop yang intuitif. Paket gratis tersedia hingga 1.000 kontak dan 12.000 email/bulan. Harga paket berbayar mulai dari $9/bulan - lebih terjangkau dari Mailchimp dengan fitur yang setara.

Cocok untuk: Blogger, kreator konten, bisnis kecil, dan siapapun yang baru memulai email marketing.

Cara Setup Email Marketing dengan Mailchimp (Langkah demi Langkah)

Langkah 1: Daftar dan Verifikasi Akun

  1. Kunjungi mailchimp.com dan klik "Sign Up Free"
  2. Masukkan email bisnis Anda dan buat password yang kuat
  3. Verifikasi email Anda melalui link yang dikirim ke inbox
  4. Isi profil bisnis: nama bisnis, URL website, industri, dan estimasi ukuran daftar email

Langkah 2: Setup Audience (Daftar Kontak)

  1. Klik Audience → All contacts di sidebar kiri
  2. Klik "Create Audience" jika belum ada, atau gunakan audience default
  3. Isi pengaturan: nama audience, "From" name (nama pengirim), "From" email address, dan alamat fisik bisnis (wajib diisi untuk kepatuhan CAN-SPAM/GDPR)
  4. Untuk mengimpor kontak yang sudah ada: klik Add contacts → Import contacts, upload file CSV atau sambungkan dari platform lain

Langkah 3: Verifikasi Domain Pengirim

Ini langkah kritis untuk memastikan email Anda tidak masuk spam:

  1. Di Mailchimp, pergi ke Account → Domains
  2. Klik "Add & Verify a Domain"
  3. Masukkan domain bisnis Anda dan klik Send Verification Email
  4. Klik link verifikasi di email yang dikirim ke alamat email domain Anda
  5. Tambahkan DKIM dan SPF records ke DNS domain Anda sesuai instruksi Mailchimp untuk meningkatkan deliverability

Langkah 4: Buat Form Berlangganan

  1. Pergi ke Audience → Signup forms
  2. Pilih jenis form: Embedded forms (untuk website), Pop-up form, atau Landing page
  3. Kustomisasi desain form sesuai brand Anda
  4. Salin kode HTML dan tempel di website Anda, atau gunakan plugin WordPress Mailchimp jika pakai WordPress

Langkah 5: Buat dan Kirim Kampanye Email

  1. Klik Create → Email di menu atas
  2. Pilih tipe kampanye: Regular (biasa), Automated, atau A/B Test
  3. Beri nama kampanye (untuk referensi internal), pilih audience yang dituju
  4. Isi detail pengiriman: Subject line, Preview text, From name, From email
  5. Pilih template atau buat desain email dari nol menggunakan drag-and-drop editor
  6. Review dan kirim atau jadwalkan pengiriman di waktu optimal
cara setup email marketing
Ilustrasi cara setup email marketing

Cara Setup Email Marketing dengan Brevo

Setup Awal Brevo

  1. Daftar di brevo.com dengan email bisnis Anda
  2. Verifikasi email dan lengkapi profil bisnis
  3. Di dashboard, pergi ke Settings → Senders & IP → Domains
  4. Klik "Add a domain", masukkan domain Anda, dan ikuti instruksi untuk menambahkan DNS records (DKIM, DMARC)
  5. Verifikasi domain setelah DNS propagasi (biasanya 1-24 jam)

Import Kontak di Brevo

  1. Pergi ke Contacts → Lists → Create a list
  2. Buat daftar kontak berdasarkan segmen (misalnya: Pelanggan Aktif, Prospek, Newsletter)
  3. Import kontak via CSV atau tambahkan secara manual
  4. Buat atribut custom untuk segmentasi lebih detail (misalnya: kota, produk yang dibeli, tanggal bergabung)

Strategi Email Marketing yang Efektif

1. Segmentasi Audiens

Jangan kirim email yang sama ke semua subscriber. Segmentasi berdasarkan demografi, perilaku, atau tahap dalam funnel akan meningkatkan open rate dan conversion rate secara signifikan. Contoh segmen: pelanggan baru (welcome series), pelanggan aktif (promo eksklusif), pelanggan tidak aktif (re-engagement campaign), dan berdasarkan kategori produk yang pernah dibeli.

2. Email Automation yang Wajib Dibuat

  • Welcome Series (3-5 email): Email sambutan otomatis setelah seseorang subscribe. Perkenalkan brand Anda, berikan nilai tambah, dan arahkan ke konversi pertama.
  • Abandoned Cart (E-commerce): Email reminder otomatis untuk pengunjung yang meninggalkan produk di keranjang belanja tanpa checkout.
  • Birthday/Anniversary Email: Email personal dengan penawaran spesial di hari ulang tahun pelanggan.
  • Win-back Campaign: Email untuk pelanggan yang sudah tidak aktif selama 60-90 hari dengan penawaran menarik untuk kembali.
  • Post-Purchase Follow-up: Email setelah pembelian untuk meminta review, menawarkan produk terkait, atau berbagi tips penggunaan produk.

3. Tips Menulis Subject Line yang Tinggi Open Rate

  • Panjang optimal: 30-50 karakter (tampil sempurna di mobile)
  • Gunakan angka spesifik: "5 cara meningkatkan penjualan hari ini"
  • Ciptakan rasa urgensi: "Promo berakhir tengah malam!"
  • Personalisasi dengan nama: "Halo [Nama], ada hadiah untuk kamu!"
  • Gunakan pertanyaan: "Sudahkah Anda coba fitur baru ini?"
  • Hindari kata-kata spam: GRATIS, DISKON 100%, KLIK SEKARANG (huruf kapital semua)

4. Waktu Pengiriman Optimal

Berdasarkan riset industri, waktu terbaik untuk mengirim email marketing di Indonesia adalah:

  • Hari kerja: Selasa, Rabu, dan Kamis paling efektif
  • Jam optimal: 09.00–11.00 atau 13.00–15.00 WIB
  • Hindari Senin pagi (inbox penuh dari akhir pekan) dan Jumat sore (orang sudah mode weekend)
  • Gunakan fitur "Send Time Optimization" di Mailchimp atau Brevo untuk menentukan waktu terbaik berdasarkan data audiens Anda sendiri

Metrik Email Marketing yang Harus Dipantau

Pantau metrik berikut secara rutin untuk mengukur dan meningkatkan performa kampanye email Anda:

  • Open Rate: Persentase penerima yang membuka email. Rata-rata industri: 20-25%. Open rate di bawah 15% perlu dievaluasi.
  • Click-Through Rate (CTR): Persentase penerima yang mengklik link di email. Rata-rata: 2-3%.
  • Conversion Rate: Persentase penerima yang melakukan tindakan yang diinginkan (beli, daftar, dll.) setelah klik.
  • Unsubscribe Rate: Idealnya di bawah 0,5%. Angka tinggi mengindikasikan konten tidak relevan atau frekuensi kirim terlalu tinggi.
  • Bounce Rate: Hard bounce (email tidak valid) dan soft bounce (masalah sementara). Bersihkan hard bounce secara rutin.
  • List Growth Rate: Seberapa cepat daftar email Anda berkembang setelah dikurangi unsubscribe dan bounce.

Kepatuhan Hukum dalam Email Marketing

Email marketing yang tidak patuh hukum bisa berujung pada denda besar dan pemblokiran domain. Pastikan kampanye Anda memenuhi regulasi berikut:

  • Dapatkan consent eksplisit: Hanya kirim email ke orang yang benar-benar opt-in. Double opt-in (konfirmasi melalui email) lebih aman.
  • Sertakan link unsubscribe: Wajib ada di setiap email, dan proses unsubscribe harus mudah dan cepat (maks 10 hari).
  • Sertakan alamat fisik bisnis: Wajib sesuai regulasi CAN-SPAM dan GDPR.
  • Jangan menipu di subject line: Subject line harus mencerminkan isi email yang sebenarnya.
  • Hormati regulasi PDPA Indonesia: Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) Indonesia mengharuskan bisnis mendapatkan consent sebelum menggunakan data pribadi termasuk untuk email marketing.

Baca Juga:

FAQ: Email Marketing untuk Bisnis

Berapa biaya untuk memulai email marketing?

Anda bisa memulai dengan biaya sangat rendah atau gratis. Mailchimp gratis hingga 500 kontak, Brevo gratis hingga 300 email/hari, Mailerlite gratis hingga 1.000 kontak. Untuk bisnis serius, biaya mulai Rp 100.000-200.000/bulan sudah sangat memadai.

Seberapa sering sebaiknya mengirim email marketing?

Panduan umum: e-commerce 2-4 email/minggu, newsletter bisnis 1-2 kali/minggu, konten edukasi 1 kali/minggu. Yang terpenting adalah konsistensi dan relevansi konten.

Apa perbedaan Mailchimp dan Brevo untuk bisnis Indonesia?

Mailchimp menghitung biaya per kontak, Brevo per email yang dikirim. Brevo lebih hemat untuk bisnis dengan kontak banyak dan frekuensi kirim rendah. Mailchimp unggul untuk integrasi e-commerce Shopify.

Bagaimana cara meningkatkan open rate email marketing?

Tulis subject line menarik, personalisasi dengan nama penerima, kirim di waktu optimal, segmentasi daftar, jaga kebersihan daftar, dan lakukan A/B test secara rutin.

Apakah email marketing masih efektif di era media sosial?

Ya, email marketing sangat efektif dengan ROI rata-rata $36 per $1 investasi. Email list adalah aset bisnis yang sepenuhnya Anda miliki, tidak bergantung pada algoritma platform media sosial.

Bagaimana cara menghindari email marketing masuk ke folder spam?

Gunakan domain terverifikasi dengan SPF/DKIM/DMARC, kirim hanya ke subscriber opt-in, bersihkan daftar secara rutin, hindari kata-kata spam di subject line, dan gunakan platform email marketing terpercaya.

Butuh Hosting untuk Website Anda?

Dapatkan hosting cepat, aman, dan terpercaya dengan harga terjangkau. Gratis domain, SSL, dan support 24/7.

Jangan Ketinggalan Promo!

Subscribe newsletter kami dan dapatkan diskon hingga 50% untuk pembelian pertama kamu.

Gratis, tanpa spam. Bisa unsubscribe kapan saja.